Cerita Jatuh Bangun Tom Anderson Dalam Membuat MySpace

By | December 5, 2016

MySpace: Kemalangan yang Menyatukan Para Pembuat Situs Penggemar Multimedia

 

Tom Anderson

Tom Anderson

Bagi setiap  pengguna  MySpace, sosok Tom Anderson bukanlah  sosok  yang  asing  lagi  karena  secara  default dia selalu muncul di halaman setiap anggota  Myspace sebagai  seorang teman.  Sosok ini hadir untuk membantu para  pengguna  MySpace dan  bersedia  meniadi  teman bagi  siapa saja.

Tom Anderson  ini tak  lain  adalah  salah  satu  pencipta MySpace. Tom Anderson  memiliki  Jatar belakang   pen­ didikan  Arts in Rhetoric and English di University of California, Berkeley. Lalu dia melaniutkan lagi ke Univer­ sity of California,  Los Angeles  dan  meraih gelar master dalam bidang  Film-Critical Studies.

Berbeda  dengan  waiah  Tom Anderson  yang  sangat  po­ puler di antara  para pengguna  MySpace, sosok Chris DeWolfe  yang  dilahirkan   tahun  1967  berada  di balik layar  MySpace. Chris  DeWolfe  adalah  ternan Tom An­ derson dalam menciptakan  MySpace.

Chris  DeWolfe  mengantongi  gelar  B .A  dalam  bidang keuangan  dari University of Washington dan  gelar MBA dari University of Southern California  pada bidang  Mar­ keting  dan  Entrepreneurial.  Selain   pendidikan   dalam bidang  akademik, DeWolfe iuga  menimba  ilmu dari be­ berapa   perusahaan  tempat  dia  bekeria  antara  lain  di First Bank of Beverly Hills dan  Xdrive Technologies . )auh sebelum   dia   menciptakan   MySpace  bersama   dengan Tom,  Chris  pernah  menuliskan  tentang  impiannya  men­ ciptakan   sebuah   situs Social  Networking   yang  diberi nama  Sitegeist  pada   sebuah   tugas  sekolah  mengenai Bussines Plan.

TOM 51 ANAK NAKAL

 

Sebelum berkecimpung dan menuai sukses di MySpace, Tom Ander­ son yang dilahirkan pada 18 Oktober 1975 telah lama mengenal dunia internet.  Namun perkenalannya dengan dunia maya ini sempat diwar­ nai peristiwa-peristiwa negatif. Berbeda dengan kehidupan masa muda Chris DeWolfe yang tenang, pada saat usianya masih 14 tahun Tom An­ derson  telah menjadi incaran FBI di California setelah ‘kesuksesannya’ melakukan hacking pada sistem komputer di Chase Manhattan Bank. Badungnya lagi,  kemampuan Tom menembus sistem komputer bank tersebut malah dipertontonkan  dan ditularkan kepada rekan-rekannya. Untunglah dia tidak sampai ditahan oleh FBI karena dianggap masih di bawah umur. Tetapi FBI menyita seluruh perangkat komputer yang dimiliki Tom dan beberapa rekening koran yang terkait dengan ma­ salah ini. Saat melakukan hacking ini Tom menggunakan nama samaran “Lord Flathead’: Agaknya semenjak  kasus  hacking yang  menghebohkan  dan  diberitakan di sejumlah media massa tersebut, Tom memilih untuk men­ jauhi dunia komputer dan bergabung dengan sebuah grup band her­ nama Swank sebagai vokalis. Swank dikenal sebagai sebuah grup band

beraliran  musik rock di San Francisco pada era 1990-an. Selanjutnya ketika usianya semakin beranjak dewasa Tom Anderson  memutuskan untuk  mencari  pekerjaan yang lebih mapan  dan mencoba  meniti  ka­ rier. Tak berapa lama kemudian  Tom bergabung  di Xdrive Technolo­ gies dan kembali bersentuhan  dengan dunia maya.

 

 

BERTEMU DALAM KEMALANGAN

 

Tom Anderson  dan Chris DeWolfe yang berbeda  latar belakang pen­ didikan, usia, dan perilaku ini pertama kali bertemu tahun 2000 di per­ usahaan yang sama yakni Xdrive Technologies. Saat itu Tom Anderson bekerja sebagai seorang  Marketing  sementara  Chris  DeWolfe sebagai kepala bagian Sales dan Marketing.  Namun sungguh  malang bagi Tom Anderson  karena tak lama setelah dia bergabung, Xdrive Technologies dinyatakan bangkrut pada awal200L Tak patah arang dengan kemalangan  yang menimpa  mereka, Tom dan  Chris  memutuskan   untuk   memulai  petualangan   penuh   risiko dengan mendirikan  Response Base. Response Base merupakan  sebuah perusahaan  marketing yang mengumpulkan alamat-alamat e-maiL Selanjutnya  pada  September  2001, Response  Base diambil  alih oleh eUniverse  yang  kemudian  berganti  nama  menjadi  Intermix  Media. Namun,  agaknya  kemalangan  tidak  juga menjauhi  Tom  dan  Chris. Tidak lama kemudian Intemix tersangkut masalah hukum. Perusahaan software ini dituduh  banyak memunculkan pop up iklan, mengalihkan penggunanya  secara paksa ke search engine Intermix ketika pengguna hendak mengunjungi situs tertentu, dan menyebarkan software yang bermasalah.

Namun dengan banyak permasalahan  yang timbul, Tom dan Chris malah terpancing  untuk berpikir jauh ke depan. Mereka berdua lalu berusaha  meyakinkan  pemimpin  eUniverse  untuk  memberi  mereka berdua  kesempatan  mewujudkan  ide  yang  mereka  miliki  mengenai sebuah   situs  social  networking.   Di  saat  yang  sama,   mereka   juga menyadari  bahwa  mereka  memiliki  pesaing  besar  yakni  Friendster. com  yang sangat  populer  di tahun  2003. Namun  sekali lagi, tak ada kata menyerah bagi mereka.

 

INTEGRASI SOCIAL NETWORK DAN MUSIK

 

Pengalaman Tom semasa bergabung dengan grup musik menyebabkan dia begitu memahami kesulitan-kesulitan  yang dialami para musisi ke­ tika menampilkan  karya-karya mereka. Selain itu di usianya yang terbi­ lang masih cukup muda kala itu, termasuk mudah bagi Tom untuk me­ nyelami hasrat-hasrat  generasi muda. Agaknya beberapa faktor inilah yang mampu memberi warna unik pada penciptaan MySpace.

Sementara  itu kepiawaian Chris DeWolfe dalam mengelola usaha

dan kemampuannya untuk membaca target pasar masa depan agaknya telah menjadikan kolaborasi kedua sosok ini sebagai kolaborasi yang nyaris sempurna.  Nah, kedua  potensi  ini kemudian  mereka  satukan dalam sebuah situs social networking yang memungkinkan para musisi bisa dengan mudah saling berhubungan  satu dengan yang lain. Karena itu pula MySpace dilengkapi dengan fitur upload file musik di halaman profil. Fitur ini mau tak mau telah menyita perhatian  komunitas  musik sehingga tak pelak lagi ketika diluncurkan  pada Januari 2004, MySpace mampu  merangkul  ribuan  orang  hanya  dalam  waktu  beberapa  hari saja, termasuk  musisi- musisi terkenal  seperti  Kelly Osbourne,  rocker Tommy Lee, dan Kevin Federline, mantan suami Britney Spears.

Situs  ini  menjadi  pilihan  bagi  para  musisi  karena  di  dalamnya mereka  bisa menampilkan  karya-karya  mereka dengan leluasa. Selain itu mereka bisa mempromosikan diri kepada  para penggemar  musik, menyebarkan  jadwal pertunjukan   live, membuat  pernak-pernik, dan CD musik untuk memperoleh pendapatan. Dan bersamaan dengan banyaknya  para  musisi yang bergabung  dengan  MySpace maka  foto Tom Anderson pun mulai bertebaran di setiap halaman para pengguna MySpace.

 

 

PENGUSAHA MUDA SUKSES MELAHIRKAN BISNIS YANG BERKEMBANG PESAT

 

Di bawah kepemimpinan Chris DeWolfe sebagai Chief Executive yang bertanggung jawab terhadap strategi dan perencanaan  bisnis, MySpace berkembang  kian pesat dengan  pengguna  baru  kurang  lebih 300.000 orang  setiap  harinya.  Dengan  menggabungkan  web  profile, blog, in­ formasi  hiburan,  galeri foto dan  forum  bagi penggunanya,  MySpace

mampu menjadi sebuah komunitas yang menjadi wadah bagi berbagai aktivitas penggunanya mulai dari pertemanan  hingga informasi musik terbaru. Di tahun 2005, MySpace bahkan mampu melampaui kepopuleran Google  sebagai  search engine terpopuler.  Tom  dan  Chris  sampai terheran-heran  melihat perkembangan  MySpace yang demikian pesat ini. “Ini benar-benar di luar dugaan;’ ujar Tom. “Sulit dibayangkan bila MySpace bisa melampaui Google;’ tambahnya lagi.

Beberapa perubahan yang cukup besar terjadi ketika News Corporation  membeli MySpace. Saat ini mereka sedang mempersiapkan teknologi wireless yang memungkinkan  halaman MySpace diakses dari telepon seluler. Mereka berdua  juga tengah meluncurkan  label record bersama dengan Interscope Records. Selain itu sebuah divisi film juga sedang dipersiapkan untuk mendukung  kreativitas anggota komunitas MySpace. “Generasi  saat  ini  ingin  dikenal,  mereka  ingin  menjadi terkenal dan MySpace memudahkan  jalan ke sana;’ ujar DeWolfe optimis

VIDEO LUCU MEMBAHAS FOTO JADUL DI MYSPACE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *